Sabtu, 02 April 2016

Cerita Teman Untuk Cerminan Dulu, Sekarang dan Masa Depan

"Ingat dulu pertama kita ketemu?", sembari menunjukkan photo dirinya di awal dia kuliah. aku menatap dan memperhatikan seluruh gambar di photo itu. "Masih ganteng iya gue dulu, tapi sekarang jauh berbeda dari 7 tahun yang lalu". Hanya terdiam yang aku lakukan, karena dengan berdiam juga sudah menjawab pertanyaan yang sudah jelas jawabannya.

"Gue merasa kondisi saat ini kosong dan bingung, ortu gue memberikan nasihat unutk menjaga kondisi badan ini" dia berbicara sambil menyalakan rokok ditangannya, dalam benakku apa karena merokok? tidak, bukan masalah ini karena nada bicaranya seakan masih ada permasalahn yang lebih mendalam dari bahaya merokok. "namanya orangtua, pasti cemas terhadap darah dagingnya sendiri" jawabku sederhana dan masih ragu.

"iya sih" katanya sembari melihat jalan yang tidak ada penenrangan lampu. "menurut lo gue gimana? kan lo lebih tau dibandingkan teman-teman lain, karena dari pertama kuliah hingga sekarang kita masih berteman" sebuah pertanyaan yang membuat aku harus berpikir dan membuka memori sekitar 7 tahun dan menyimpulkan waktu selama 7 tahun itu dalam waktu 10 detik. "lo pekerja keras, apa yan yang lo mulai lo memiliki tanggungjawab untuk menyelesaikannya, lupa akan diri sendiri ketika fokus dalam satu hal, liahatlah dulu ketika masih asik main game lo bisa hanya makan setengah porsi, beberapa kopi dan sebungkus rokok", Dia tertawa kecil, aku mencoba mengingatkan dirinya sebagai penggila game disaat dulu. "tapi sekarang bukan game yang membuat lo betah di depan laptop, tapi pekerjaan pemrograman coding yang mana lebih bermanfaat dan menantang kemampuan lo" dia terdiam dan berpikir keras.

"gue ingin sholat, sudah lama gue tidak sholat, gue sadar semua ilmu tata cara, kewajiban akan seorang muslim, hanya...." gue memotong perkataanya dan berkata "jangan sholat! lo tidak perlu melakukan itu." diam dan matanya menatap kaget kepada diriku, lalu kubalas tatapannya dengan keseriusan dari ucap tadi. "jangan lo mulai dari sholat, pahamilah dulu untuk apa lo sholat? mengapa lo harus sholat? temukan hal dasar yang membuat lo yakin akan kebutuhan lo harus sholat, banyak orang sholat hanya gerakan, tetapi tidak memahami untuk apa dia sholat, aku sholat sendiri untuk tanda syukur, cara gue mengadu dan meminta serta berkomunikasi tentang kondisi gue kepada Allah. gue pernah secara sengaja tidak melakukan sholat selama beberapa hari dimana sebelum itu gue sangat rajin sholat bahkan yang sunahnya pun gue kerjakan, ibaratnya gue lagi dipuncak tebing dan terjun bebas meninggalkan hal yang berbau ketuhanan, lalu apa yang gue rasakan? HAMPA! sebuah kerinduan Tuhan yang gue butuhkan". dia masih terdiam dan rokoknya semakin pendek. aku melanjutkan penjelasanku "setelah itu, aku lebih mendekati orang-orang susah, tukang sampah, anak-anak sekolah yang kurang mampu dan melihat orang-orang yang tidak memiliki apa yang aku miliki, disinilah aku menemukan, aku harus berterimakasih kepada Allah, Allah selalu sayang gue walapun gue tidak sholat".

"cuma lingkungan gue membuat gue enggan untuk sholat, dan ketika gue mau sholat gue selalu ada godaan seperti, ini celana kayaknya kotor, ini tempat kurang suci aduh baru saja buang angin malas ah jadinya wudhu lagi jadi gak usah sholat deh" katanya. aku berpikir ini adalah masalah pikiran dia yang selalu menghantui akan kesempurnaan setiap mau melakukan suatu hal, memang dia type orangnya adalah harus perfect dalam segala hal, pelajaran yang dapat aku syukuri untung gue tidak sepandai dirinya dalam berpikir sehingga tiap mau bertindak terlalu banyak pertimbangan yang belum tentu hasilnya sesuai dengan harapan yang sudah diperhitungkan.

"gue juga sama seperti lo bro"jawab aku ke dia. "gue tiap mau melakukan kebaikan lebih leluasa orang-orang sekitar yang mengenal gue tidak perlu mengetahuinya, jika mereka ada gue malah tidak mau berbuat kebaikan". Mengangguk dan bergumam yang dia lakukan menandakan kesetujuan dan kesamaan apa yang dia miliki dengan gue. "tapi sekarang gue sudah terbiasa kok, kenapa kita dan orang lain sempat berpikir demikian? karena menjadi hal yang asing bagi orang sekitar kita perbuatan yang dulu gue lakukan lalu gue tinggalkan dan tiba-tiba gue lakukan lagi, lo juga pasti berpikir anehkan?" "iya'jawabnya. "lalu sekarang tiap lo mau melakukan sholat, lo harus nunggu perfect dulu dari segi najis,tempat,waktu,kondisi lingkungan? tidak usah terlalu berpikir rumit seperti itu, lakukanlah sholat walaupun lo mengira pakain lo kotor, Allah maha Mengetahui. menurut gue lebih baik sholat daripada hanya sampai tahap wudhu". perkataanku meluncur begitu saja dari mulut ini tanpa mengarang, karena sudah pernah aku alami hal ini. "benar iya, gue harus mencoba, memang kadang pikiran gue sebenarnya yang membuat semua seakan ribet" dan dia terus bercerita dan menjawab sendiri setiap permasalahan hidupnya, bercerita tentang hubungan dia dan wanita bahwasannya pacaran itu tidak baik, bercerita tentang keluarganya yang menjunjung agama, bercerita tentang dia sebagai anak paling kecil, bercerita tentang promosi jabatan dan kenaikan gajinya serta rekan-rekan kantornya dan tiap inti dari cerita tersebut adalah kembali kepada Allah.

Selama dia bercerita, aku lebih banyak diam, dan dia sendiri yang menemukan jawaban dari permasalahan hidupnya. Sebotol minuman segar, secangkir kopi dan sebungkus rokok menemani kami bercerita selama 3 jam dipinggir jalan di minimarket hingga langit berubah warna kemerah-merahan menandakan waktu shubuh akan datang.

Kamis, 31 Maret 2016

Indahnya Berpikiran Tentang Kematian

Indahnya Alam Dunia tak sebanding Indahnya KEMATIAN (alam akhirat)
Saat membaca sebuah buku tentang kehidupan, didalam beberap halaman dari buku tersebut membuat saya memikirkan lebih jauh tentang kematian. Dimana semua makhluk hidup yang ada di jagat raya alam semesta ini akan mengalami kematian.

Sebuah pertanyaan yang jarang kita pikirkan, mengapa sebagian orang-orang lebih mencemaskan akan kehidupannya dibandingkan kematiannya yang jelas akan mereka temui? Ketika berbicara tentang kematian, mereka lebih banyak terdiam dan mengalihkan pembicaraan tersebut, mungkin dikarenakan ketidaksiapan mereka untuk menemui kematian, sehingga mereka mencoba untuk tidak memikirkan KEMATIAN. Sehingga dari pola pikir seperti ini, akhirnya mereka lebih nyaman untuk mengkhawatirkan kehidupan yang sementara dan fana ini.

Sebuah keberuntungan bagi orang-orang yang terpilih pernah merasakan kematian dan kembali hidup lagi (disebut dengan mati suri). Banyak kisah yang menceritakan akan kejadian ini dan hampir semua orang yang pernah mengalami mati suri akan menjadi manusia bijak dalam bertindak dan berpikir selama menjalani kehidupan menuju kematian untuk kehidupan yang abadi (akhirat)

Marilah kita bertafakur lagi, mana yang lebih penting, KEHIDUPAN di dunia atau KEHIDUPAN di akhirat (kematian)?

Senin, 27 Februari 2012

Sukses Finansial



Anda pernah mendengar teman atau saudara anda mengatakan : "Cinta tidak bisa dibeli dengan uang".


Apakah anda setuju dengan hal tersebut???
Akan menjadi suatu hal yang baik jika kata tersebut kita ganti menjadi "Dengan uang cinta itu akan menjadi lebih romantis"
SETUJU....!!!!


Ada juga yang mengatakan : "Uang tidak dapat menolong kematian".
Benar sekali!
tetapi "dengan uang akan banyak menolong orang yang akan mati"


Tanya kenapa????
Banyak saudara kita yang terutama miskin dari segi financial mengalami kematian karena kelaparan, makanan yang tidak layak dan penyakit yang tidak dapat disembuhkan karena keterbatasan biaya.






Mungkin menjadi sebuah alasan yang sangat tidak logis lagi di jaman ini jika ada orang yang masih mengatakan "Aku bisa hidup tanpa uang!!"
Mari kita sadar, uang itu bukan segalanya, tapi segalanya membutuhkan uang!!
SETUJU...!!!!!

Kita pun harus sadar bahwasannya tiap hari kita mengeluarkan uang tuk kebutuhan kita, maka kitapun harus dapat berpikir bagaimana caranya agar tiap hari kita mendapatkan uang.


Tangan di atas lebih baik daripada tangan dibawah
itulah ajaran orang tua/guru kita waktu kecil, lalu kenapa tidak kita terapkan setelah kita menjadi dewasa???
Jadilah orang yang bijaksana saat ini juga.

bersambung lagii....(^^)

Minggu, 19 Februari 2012

Sukses Kesehatan

HOW TO SUCCESS

Ketika beberapa murid SD ditanyakan tentang impiannya maka dengan antusias dia menjawab " Pengen jadi Polisi atau Profesor!!", beberapa murid SMA pun jika ditanya tentang impiannya maka mereka menjawab "Pengen menjadi Guru atau Pengusaha", beberapa mahasiswa pun memiliki impian dan mereka menjawab "Pengen menjadi Direktur atau pemilik Perusahaan".

Tiap manusia memiliki parameter kesuksesan yang berbeda-beda. Sukses adalah sesuatu hal yang belum pernah kita dapatkan, dan masih sebuah misteri, bahkan orang lain akan mengatakan "That is imposible atau Mimpi kali yee". 

SUKSES = IMPIAN KITA!!!

Dari semua impian yang kita miliki, semua impian tersebut akan berujung kepada kebahagian dan kesenangan. Salah satu tangga untuk dapat meraih impian kita adalah kita telah bisa sukses kesehatan. Dalam hal ini, kesehatan tersebut bukan hanya kesehatan dari fisik,tetapi kesehatan yang ideal itu adalah kesehatan fisik, mental(jiwa) dan kesehatan pikiran.

.KESEHATAN PIKIRAN.
Kesehatan pikiran sangat penting, karena PIKIRAN YANG SEHAT AKAN MEMPENGARUHI JIWA YANG SEHAT. Banyak fakor yang akan mempengaruhi kesehatan pikiran kita, beberapa faktornya adalah :
1. Keadaan Ekonomi
2. Keadaan Lingkungan
3. Keadaan Pribadi

Secara garis besar, masyarakat kita adalah masyarakat konsumtif, mendapatkan penghasilan untuk hanya biaya sehari-hari (bahkan sesuatu hal yg tdk penting pun dibeli) dan membayar hutang. Pada permasalahan untuk membayar hutang seperti, kredit Handphone yang mahal dan High Tech, padahal fasilitas yang digunakan hanya untuk menelpon dan sms saja sedangkan fasilitas yangg High Tech tidak digunakan karena GapTek (^o^). 
Sehingga keadaan ekonomi kita seperti ini

Penghasilan lebih kecil dibandingkan kebutuhan, maka keadaan kita tidak akan berubah menjadi lebih baik. Kita pun menjadi depresi,stress dan jenuh akan kehidupan ini, sehingga berakibat kepada KESEHATAN PIKIRAN kita.
Maka salah satu solusinya adalah PENGHASILAN kita harus BERTAMBAH!!! karena ekonomi akan terus naik dan kebutuhan tidak akan pernah berkurang!!.


bersambung ni.. tunggu ya di update lagi...OK!(^^)......................